Bagaimana Pandangan Islam Dalam Menanggapi Adanya Wabah Covid-19?
Assalamua’laikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Wabah virus
corona atau biasa disebut dengan Covid-19 saat ini tengah menjadi buah bibir, pemberitaannya tak kunjung berhenti dan
hilang dari media dan selalu menjadi
perbincangan masyarakat. Merabaknya virus ini yang begitu cepat membuat manusia
di seluruh dunia khawatir akan terinfeksi virus tersebut, mereka berusaha untuk
menyelamatkan dan melindungi dirinya masing-masing dengan berbagai cara.
Beberapa Negara bahkan melakukan berbagai hal demi mengatasi serta memulihkan
kondisi negaranya dalam menghadapi wabah ini. Namun sebenarnya apakah Covid-19
itu? Apakah tidak ada vaksin yang dapat menyembuhkan orang-orang yang
terinfeksi virus corona? Lalu sebenarnya apa penyebab dari adanya Coronavirus?
Mari kita simak penjelasan berikut menurut berbagai perspektif.
Sebenarnya
jika dilihat mengenai sejarah terjadinya, wabah penyakit-penyakit seperti ini
sudah beberapa kali terjadi sejak masa nabi Muhammad Saw. bahkan sebelum nabi
Saw. diutus yakni pada zaman Bani Israil. Wabah ini dikenal dengan “Tho’un”
namun banyak orang yang menyamakan bahwa wabah Corona ini sama dengan Tho’un.
Menurut definisi para ulama, wabah corona tidak bisa dikategorikan sebagai
Tho’un karena Tho’un sendiri lebih khusus dan spesifik dibandingkan wabah.
Namun, walaupun berbeda dalam hal penamaan, wabah ini sama-sama berbahaya dan
tidak bisa disepelekan, hal ini terbukti dari banyaknya korban yang meninggal.
Jika kita
melihat sejarah yang pernah terjadi di dunia ini, bahwa ada wabah yang serupa
dengan Covid-19 yaitu wabah Sars-Cov dan Mers-Cov. Sars-Cov sendiri teridentifikasi pertama kali pada tahun 2003 dan infeksi pertama pada manusia pada tahun 2002 di provinsi Guangdong, Cina Selatan. Sedangkan Mers-Cov teridentifikasi pertama kali di
Arab Saudi pada tahun 2012. Kedua virus ini diyakini dibawa dari hewan. Coronavirus
sendiri adalah virus yang bisa menginfeksi sistem pernafasan. Gejala yang
dirasakan bagi orang yang terinfeksi wabah Covid-19 ini sebenarnya serupa
dengan gejala orang yang sedang pilek maupun batuk namun bedanya disertai sesak
nafas di rongga dada.
Melihat
pemberitaan pertama kali mengenai Covid-19 bahwa virus ini pertama kali
ditemukan di Wuhan, Cina. Para peneliti belum menemukan jawaban pasti mengenai
asal-usul dari terjadinya wabah virus ini. Namun jika dilihat dari asalnya,
Wuhan sebagai daerah yang pertama kali terinfeksi virus ini, wuhan terkenal
dengan pasar hewannya dan makanan yang beraneka ragam. Hewan yang dijual
bukanlah hewan-hewan pada umumnya saja tetapi juga hewan-hewan liar yang dilarang oleh islam dan beberapa olahan
makanan yang tak lazim untuk dimakan, seperti katak, kelelawar, ular dan
lain-lain. Dalam islam Allah Swt. telah memerintahkan agar kita sebagai umat
muslim untuk tidak mengkonsumsi hewan buas, hewan yang bertaring, maupun hewan
yang hidup di dua alam, karena hanya akan membawa banyak mudhorat bagi
kesehatan tubuh.
Virus ini kemudian
menyebar dengan cepat ke wilayah lain di Cina lalu ke berbagai Negara di dunia.
Virus ini bahkan telah memakan banyak korban yang terinfeksi maupun korban yang
meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Belum lagi, belum ditemukannya
vaksin untuk dapat menyembuhkan orang-orang yang terinfeksi virus corona.
Membuat masyarakat semakin khawatir dan takut. Lalu bagaimana islam menanggapi
peristiwa ini, dan apa yang harus dilakukan oleh umat manusia khususnya umat
muslim?
Allah Swt.
telah menjelaskan bahwa segala urusan di muka bumi ini semua atas izin dan
kehendak Allah Swt. apapun itu Allah telah mengatur semuanya. Adanya virus
Corona juga merupakan atas kehendak Allah dan makhluk Allah yang diutus untuk
menguji dan memberi peringatan kepada umat manusia. Karena bisa jadi selama ini
kita sebagai umat manusia telah banyak melanggar dan tidak taat kepada perintah
dan larangan-Nya. Allah ingin kita bisa mengambil hikmah dan kembali mengingat
dan taat kepada Allah Swt. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S At-Taghabun
ayat 11 dan Q.S Asy-Syura ayat 30.
مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُۥ ۚ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
Artinya: "Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah, dan setiap orang yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (Q.S At-Taghabun:11)
مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُۥ ۚ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
Artinya: "Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah, dan setiap orang yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (Q.S At-Taghabun:11)
وَمَآ أَصَٰبَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُواعَن كَثِيرٍ
Artinya: "Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kamu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari dosa-dosamu." (Q.S Asy-Syura:30)
Pemerintah dari setiap berbagai negara yang terkena wabah Covid-19 termasuk Indonesia telah mengambil langkah tegas dalam memerangi wabah Covid-19. Pemerintah berupaya untuk menyediakan berbagai sarana dan prasarana medis, menjaga keamanan, menghimbau agar masyarakat Indonesia menghindari tempat-tempat yang ramai atau kerumunan, menjaga kesehatan baik kesehatan jasmani maupun rohaniserta dengan himbauan #dirumahaja bekerja, belajar, dan beribada di rumah. Hal ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar manusia dalam menghadapi wabah yang sedang terjadi.
Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim masyarakat yang mayoritas di Indonesia harus percaya bahwa segala ujian, cobaan yang menimpa dalam hidup hanya Allah Swt. yang dapat membantu dan menghilangkannya, disamping kita bersabar, memohon ampunan, selalu mengingat Allah Swt. serta berikhtiar dengan cara selalu menjaga kesehatan tubuh masing-masing dan selalu merapkan pola hidup yang bersih dan sehat. Sebagaimana Allah Swt. berfirman dalam Q.S Al-An'am ayat 17
وَإِن يَمْسَسْكَ ٱللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُۥٓ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِن يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْ قَدِيرٌ
Artinya: "Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu." (Q.S Al-An'am:17).
Maka dengan kita memahami firman-firman Allah Swt. seperti yang sudah dijelaskan di atas semoga ada pelajaran berharga yang dapat kita ambil dari wabah Covid-19 yang tengah terjadi sekarang seperti menjadi lebih tenang dan tetap waspada. Semoga kita bisa semakin dekat dengan Sang Pencipta, kembali kepada jalan yang benar dan selalu melatih diri kita untuk bisa terbiasa dengan pola hidup yang bersih dan sehat.
Sekian Terimakasih. Wabillahi Taufik Wal Hidayah. Wassalamua'laikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Komentar
Posting Komentar